Sabtu, 01 Oktober 2016

ASUL USUL ALGORITMA DAN APA ITU ALGORITMA?

ASUL USUL ALGORITMA DAN APA ITU ALGORITMA?





Assalamualikum wr wb, 
Pasti kalian yang belajar pemrograman sudah tidak asung dengan kata algoritma, dan bagi kalian yang mau belajar pemrograman pasti bertanya tanya apa si itu algoritma. di mulai dari asal usul katanya ya, algoritma mempunyai sejarah yang cukup aneh menurut saya. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Kamu dikatakan algorist jika Anda menghitung menggunakan angka arab. para ahli ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun hasilnya kurang memuaskan. Namaun akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. Al-Khuwarizmi dibaca orang barat menjadi Algorism. Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Kitab Al Jabar WalMuqabala yang artinya “Buku pemugaran dan pengurangan” (The book of restoration and reduction). Dari judul buku itu kita juga memperoleh akar kata “Aljabar” (Algebra). Perubahan kata dari algorism menjadi algorithm muncul karena kata algorism sering dikelirukan dengan arithmetic, sehingga akhiran –sm berubah menjadi –thm. Karena perhitungan dengan angka Arab sudah menjadi hal yang biasa, maka lambat laun kata algorithm berangsur-angsur dipakai sebagai metode perhitungan (komputasi) secara umum, sehingga kehilangan makna kata aslinya. Dalam bahasa Indonesia, kata algorithm diserap menjadi algoritma.  

Setelah mengenal asal usul kata algoritma, lalu pengertiannya algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis. Kata logis menjadi kata kunci dalam algoritma, maksudnya adalah langkah langkah dalam algoritma harus masuk akal dan harus dapat ditentukan bernilai benar atau salah.

Dalam beberapa konteks, algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan pekerjaan tertentu. Pertimbangan dalam pemilihan algoritma adalah, pertama, algoritma haruslah benar. Artinya algoritma akan memberikan keluaran yang dikehendaki dari sejumlah masukan yang diberikan. Tidak peduli sebagus apapun algoritma, kalau memberikan keluaran yang salah, pastilah algoritma tersebut bukanlah algoritma yang baik

kedua, kita harus mengetahui seberapa baik hasil yang dicapai oleh algoritma tersebut. Hal ini penting terutama pada algoritma untuk menyelesaikan masalah yang memerlukan aproksimasi hasil (hasil yang hanya berupa pendekatan). Algoritma yang baik harus mampu memberikan hasil yang sedekat mungkin dengan nilai yang sebenarnya.  

Ketiga adalah efisiensi algoritma. Efisiensi algoritma dapat ditinjau dari 2 hal yaitu efisiensi waktu dan memori. Meskipun algoritma memberikan keluaran yang benar (paling mendekati), tetapi jika kita harus menunggu waktu yang lama untuk mendapatkan keluarannya, algoritma tersebut biasanya tidak akan dipakai, setiap orang menginginkan keluaran yang cepat. Begitu juga dengan memori, semakin besar memori yang terpakai maka semakin buruklah algoritma tersebut. 

Setiap orang bisa membuat algoritma yang berbeda beda untuk menyelesaikan suatu masalah, walaupun terjadi perbedaan dalam menyusun algoritma, tapi hasil yang diharapkan kita tentunya hasil yang sama. Jadi carilah algoritma yang paling efesien dan paling cepat.



Sekarang sudah mengertikan asal usul kata algoritma, pengertian algoritma, dan cara menyusun algoritma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar